Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Publikasi Online

Highlight

MKRPL
UPBS
e_produk
400 Inovasitektan
Katam

Polling

Bermanfaatkah website kami?
 

Tamu online

Terdapat 7 Tamu online
Empat VUB Kedelai Diadaptasikan pada Lahan Kering di Kab. Konawe Selatan PDF Cetak E-mail
Info Aktual
Kamis, 07 Juni 2018 09:19

Baito.  Dalam upaya menuju swasembada kedelai di tahun 2020, Kementerian Pertanian terus menggenjot  kegiatan UPSUS kedelai.  Untuk menuju ke sana, di beberapa daerah dilakukan kegiatan perbenihan kedelai, uji adaptasi VUB dan beberapa kegiatan lainnya untuk mendukung kegiatan tersebut.

Tahun 2018, BPTP Balitbangtan  Sultra  sedang mengadaptasikan 4 varietas unggul baru kedelai ( Dering 1, Devon, Devon 1 dan Burangrang) pada lahan kering di Kec. Baito, Kab. Konawe Selatan.

Edi Tando, SP. MP, peneliti BPTP Balitbangtan Sultra menyatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk mendapatkan VUB kedelai yang adaptif di lahan kering,  dan rekomendasi teknologi hemat air baik itu ditinjau dari jenis varietasnya maupun pengelolaan bahan organik yang diaplikasikan pada setiap perlakuan.

“Ke empat VUB tersebut  memiliki ketahanan terhadap hama dan penyakit, seperti  hama penggerek polong, pengisap polong dan tahan penyakit karat daun” kata Edi TandoUmur panen dan potensi hasil dari keempat VUB adalah : Dering 1 (umur panen  81 HST, potensi hasil  2.8 ton/ha) Devon 1 (umur panen  83 HST, potensi hasil 3.09 ton/ha), Demas 1 (umur panen 84 HST, potensi hasil 2.5 ton/ha), dan  Burangrang sebagai varietas eksisting (umur panen  80-82 HST, potensi hasil 1.6 - 2.5 ton/ha).

Pengamatan faktor lingkungan  tumbuh tanaman kedelai seperti  kadar lengas tanah, suhu tanah, suhu udara dan curah hujan harian, terus diperhatikan untuk memperoleh hasil yang maksimal.

Saat ini, performance tumbuh tanaman telah memasuki umur 42 HST, kondisi tumbuh 4 VUB kedelai sangat baik dan telah melewati fase berbunga dan sementara memasuki fase pengisian polong.Dedi, salah satu petani kooperator di Desa Ahuangguluri menyambut baik dengan adanya kegiatan ini. Dia dan kawan-kawan kooperator lainnya terus memperhatikan dan mengikuti semua anjuran yang diperlakukan.

 
Joomla Templates by JoomlaVision.com