Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com
Joomla Templates and Joomla Extensions by JoomlaVision.Com

Publikasi Online

Highlight

Katam
MKRPL
e_produk
400 Inovasitektan
BPTPI
UPBS

Polling

Bermanfaatkah website kami?
 

Tamu online

Terdapat 12 Tamu online
Teknologi Pembibitan Lada Satu Ruas PDF Cetak E-mail
Oleh Agussalim   
Lada (Piper ningrum L.) merupakan salah satu komoditas penghasil devisa yang termasuk dalam kelompok rempah. Perolehan devisa tahun 2000 adalah sebesar US$ 188.917.000 dengan volume ekspor 38.724 ton. Perkebuanan lada ± 98% diusahakan oleh rakyat. Di Sulawesi Tenggara budidaya lada diterapkan dengan memekai tegakan pohon dadap (Eryfhrina spp) dan gamal (Gliricidia maculata), denga sulur gantung, jambangan atau sulur tanah sebagai bahan perbanyakannya. Dalam budidaya lada yang lebih efisien, ramah lingkungan dan berkelanjutan diperlukan bibit yang bermutu. Untuk memperoleh bibit yang bermutu dapat dilakukan melalui teknologi pembibitan lada satu ruas. Teknologi ini dapat menghemat bahan tanaman dan menekan kematian tanaman di kebun (lapang), dari 30% menjadi 10%. Teknologi pembibitan lada satu ruas sebagai berikut:

Pengambilan Stek
  1. Stek lada diiambil dari tanaman induk yang berumur dua tahun serta sudah di pangkas dua kali (8 - 10 bulan pertama dan 18 - 20 bulan kedua).
  2. Berasal dari cabang panjat, tumbuh ke atas, serta melekat pada tiang panjat.
  3. Stek dari pohon induk yang sehat.
  4. Stek yang akan diambil sudah berkayu, berdaun hijau tua, tidak ada gejala abnormal.
  5. pengambilan stek pada pagi hari jam 06.00 - 10.00 atau sore hari jam 17.00 agar tidak layu kepanasan.
Persemaian
  1. Media tanam yang baik adalah tanah yang subur, gembur, dan drainase baik (tanah liat berpasir).
  2. Lingkungan tumbuh stek 1 ruas harus lembab, tidak becek, dan disiram secara teratur.
  3. Stek 1 ruas tidak tahan penyinaran langsung, maka dinaungi dengan atap kemudian disungkup terpal plastik.
  4. Stek 1 ruas ditanam miring dimana mata dan daun terletak di atas tanah, jarak antara stek ± 5 cm dalam bentuk larikan. Jarak antar bedengan 0,4 meter.
  5. Setelah 3-4 minggu di persemaian, kemudian dipindahkan ke pembibitan.
Pembibitan.
  1. Stek 1 ruas apabila sudah banyak akarnya (21-30 Hss) dapat dipindahkan ke kantong plastik berukuran 10 x 15 cm berlubang 10 buah yang telah disiapkan dengan perbandingan tanah dan pupuk kandang 1 : 1.
  2. Kantong plastik disusun rapat, bibit di dalam barisan diberi jarak 10 cm. Jarak antar barisan disesuaikan.
  3. Apabila cuaca kering dilakukan penyiraman dan bibit tumbuh kurang baik perlu diberikan pupuk daun seperti Gandasil D, Ceruplesal Fluid sekali seminggu dengan konsentrasi 0,2 %.
 
Joomla Templates by JoomlaVision.com